Breaking News

Harga LPG April 2026 Tetap Stabil, Pemerintah Pastikan Pasokan Aman Meski Impor Masih Dominan

PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan tambahan 7,8 juta tabung LPG 3 kg untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang libur panjang Imlek dan Ramadan. Dokumentasi: PT Pertamina Patra Niaga.

Lapadnews.com, Jakarta - Pemerintah memastikan ketersediaan energi nasional, termasuk Liquefied Petroleum Gas (LPG), berada dalam kondisi aman hingga awal April 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menegaskan bahwa stok energi nasional tetap terjaga meskipun Indonesia masih bergantung pada impor LPG.


Dalam keterangannya, Bahlil mengungkapkan bahwa sekitar 70% kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi dari impor. Namun demikian, pemerintah telah melakukan diversifikasi sumber impor serta penguatan strategi pengamanan pasokan guna mengantisipasi potensi gangguan global.


“LPG kita masih impor kurang lebih sekitar 70% dari total kebutuhan kita. Tapi saya yakinkan… dalam kondisi yang baik,” ujar Bahlil, dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (1/4/2026).


Ia juga menyoroti kondisi geopolitik global yang penuh ketidakpastian, namun pemerintah tetap optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan energi, baik BBM maupun LPG, di seluruh wilayah Indonesia.


Di sisi lain, harga LPG di tingkat masyarakat terpantau relatif stabil. Untuk LPG subsidi ukuran 3 kg, harga eceran tertinggi (HET) di beberapa daerah seperti Tangerang Selatan masih berada di kisaran Rp19.000 per tabung di pangkalan resmi. Sementara itu, di tingkat pengecer, harga bisa mencapai sekitar Rp22.000 per tabung tergantung biaya distribusi.


Untuk LPG non-subsidi, harga tabung 5,5 kg dan 12 kg juga belum mengalami perubahan signifikan pada April 2026. Di tingkat pengecer, LPG 5,5 kg dijual sekitar Rp110.000, sedangkan LPG 12 kg mencapai Rp210.000 per tabung.


Adapun harga resmi di tingkat agen Pertamina masih lebih rendah dan bervariasi berdasarkan wilayah. Untuk wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya, harga LPG 5,5 kg ditetapkan sekitar Rp94.000 dan LPG 12 kg sebesar Rp194.000 per tabung (termasuk PPN), belum termasuk ongkos distribusi tambahan untuk wilayah tertentu.


Secara umum, aktivitas distribusi dan pembelian LPG di masyarakat berjalan normal tanpa kendala berarti. Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan dan melalui jalur resmi untuk menjaga stabilitas distribusi.

(*red)

Baca Juga
© Copyright 2022 - Lapad News (Kupas Tuntas Investigasi Terkini)