Breaking News

DPC Partai Demokrat Kab.Bekasi Gelar Acara Bukber Sekaligus Beri Pendidikan Politik Kepada Para Kader


Lapadnews.com, BEKASI - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bekasi menggelar acara pendidikan politik dan buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran pengurus DPC, DPAC hingga ranting. Kegiatan tersebut mengusung tema “Puasa sebagai Refleksi Politik sebagai Pengabdian” dan dilaksanakan di Kafe Mahoney, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi Romli HM, Sekretaris DPC Jampang Hendra Atmaja, Bendahara DPC Anggita, serta para pengurus dan kader partai lainnya. Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus mempererat soliditas antar pengurus partai di berbagai tingkatan.

Dalam sambutanya Ketua DPC H. Romli mengingatkan "Puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mengajarkan kita nilai-nilai kejujuran, kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini harus menjadi landasan bagi para kader dalam menjalankan politik yang beretika dan penuh tanggung jawab," ujarnya.(05/02/26)

Ia juga mengajak seluruh kader Partai Demokrat untuk menjadikan Ramadan sebagai pengingat bahwa politik sejatinya adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui momentum Ramadan ini, kita diingatkan bahwa kekuasaan bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah bagaimana kita dapat mengabdi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, Selain rangka Rangka Pendidikan politik kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus dan kader partai. Suasana kebersamaan dalam bulan suci Ramadan diharapkan dapat memperkuat solidaritas serta semangat pengabdian dalam membangun kehidupan politik yang lebih berkeadaban," jelasnya.

Dalam acara yang sama Ketua DPD Partai Demokrat Anton Sukartono Suratto "menyampaikan kisah kemanusiaan yang baru saja ditanganinya terkait seorang warga asal Garut yang sempat terdampar di perairan Kamboja.

Saat diwawancarai media "Anton Suranto menjelaskan bahwa warga tersebut awalnya dijanjikan pekerjaan yang baik di luar negeri. Namun kenyataannya, janji tersebut tidak sesuai sehingga yang bersangkutan mengalami kesulitan hingga tidak memiliki biaya untuk kembali ke Indonesia.

"Anton juga menerangkan bahwa ada warga dari Garut yang terdampar di perairan Kamboja. Dia ditipu, dijanjikan pekerjaan yang bagus, ternyata bohong. Jadi serba salah, terpontang-panting pulang tidak ada ongkos, paspornya pun hilang,” ujarnya.

Lanjut Anton, pihaknya kemudian membantu mengurus berbagai dokumen agar warga tersebut bisa kembali ke tanah air. Proses pengurusan dilakukan melalui Kementerian Luar Negeri serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

“Kemudian kita urus ke Departemen Luar Negeri dan juga ke pihak KBRI. Akhirnya dibuatkan surat pengganti paspor supaya bisa pulang, tapi memang tidak ada ongkos,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga membantu memberikan biaya perjalanan agar warga tersebut dapat kembali ke Indonesia.

“Kita kasih ongkos. InsyaAllah tanggal 6 besok pukul 19.40 akan kita jemput. Intinya kita tidak mau hal seperti ini terulang lagi. Di luar negeri tidak seindah yang dibayangkan," jelasnya.

Dan di akhir sesi wawancara bersama awak media, anton juha menyindir Kepada Dewan terpilah Partai Demokrat yang tidak hadir dalam acara tersebut. 

"Kita ini kan berpartai, jadi PAC, Rantkng ini ujung tombaknya partai, bagaimana mau memperhatikan rakya, acara partainya sendiri juga ngga bisa hadir," tambahnya.

pada sambutannya tadi juga Anton mengatakan "untuk dewan terpilih yang hari ini tidak hadir, Preode kedepanya nggak usah calon lagi di Partai Demokrat.

Reporter : Rahmat H

Baca Juga
© Copyright 2022 - Lapad News (Kupas Tuntas Investigasi Terkini)