Breaking News

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, Penimbunan Jalan di Gajah Mati Jadi Contoh Kepedulian Publik

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat, Penimbunan Jalan di Gajah Mati Jadi Contoh Kepedulian Publik

Lapadnews.com, Musi Banyuasin– Sinergi antara Plasma GPI, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh, serta masyarakat Desa Gajah Mati menjadi contoh nyata kolaborasi dalam menjaga dan merawat aset daerah. Kegiatan penimbunan lubang jalan di Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, dilaksanakan secara gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur publik yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga. (Sabtu, 21/02/2026).


Jalan lintas kabupaten di desa Gajah Mati yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta menghambat mobilitas hasil pertanian dan perkebunan masyarakat. Melalui koordinasi yang baik antara Plasma GPI, Pemerintah Desa Gajah Mati, dan Pemerintah Kecamatan Sungai Keruh, penimbunan dilakukan sebagai langkah cepat dan solutif.


Camat Sungai Keruh, Hendri, SE., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perbaikan fisik jalan, tetapi juga bentuk kesadaran kolektif dalam menjaga aset milik daerah.

Penimbunan Jalan di Gajah Mati 2026

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan pihak Plasma GPI. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran serta dampak dari pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, kolaborasi seperti ini menjadi solusi konkret. Pemerintah daerah tentu harus beradaptasi dengan keterbatasan fiskal, sehingga gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kekuatan utama dalam menjaga infrastruktur,” ujar Hendri.


Ia menambahkan, perawatan infrastruktur desa tidak selalu harus menunggu program besar, namun dapat dimulai dari kesadaran bersama untuk menjaga fasilitas umum sebagai aset bersama masyarakat dan pemerintah.


Kepala Desa Gajah Mati juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun. Menurutnya, partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa kesadaran terhadap pentingnya infrastruktur sudah semakin meningkat.


“Kami berterima kasih kepada Plasma GPI dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong. Jalan ini adalah akses vital bagi aktivitas ekonomi warga. Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan Desa Gajah Mati. Kami berharap semangat menjaga aset daerah ini terus tumbuh,” ungkap Kades Gajah Mati.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala UPT BPPRD Kecamatan Sungai Keruh, Hariyanto, S.Pd., M.Si, yang menyatakan dukungannya terhadap langkah kolaboratif tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah.


Tokoh masyarakat setempat juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum mempererat solidaritas warga. Menurutnya, menjaga aset daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban moral seluruh masyarakat sebagai penerima manfaat pembangunan.


Kegiatan penimbunan lubang jalan ini diharapkan menjadi contoh edukatif bagi desa-desa lain di Kabupaten Musi Banyuasin, bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk tetap bergerak dan berbuat demi kepentingan bersama. Kolaborasi, transparansi, dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.( Rz/in )

Baca Juga
© Copyright 2022 - Lapad News (Kupas Tuntas Investigasi Terkini)