Breaking News

Kapolres Lahat Dampingi Gubernur Sumsel Resmikan Jalan Khusus Batubara PT LBA di Merapi Area

Kapolres Lahat Dampingi Gubernur Sumsel Resmikan Jalan Khusus Batubara PT LBA di Merapi Area

Lapadnews.com, Lahat – Kapolres Lahat Novi Edyanto menghadiri peresmian jalan khusus angkutan batubara milik PT Levi Bersaudara Abadi (PT LBA) di kawasan Merapi Area.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 14.15 WIB di ruas Jalan Servo Lintas Raya (SLR) KM 107, Desa Tanjung Jambu, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Dilansir dari lahatpos, peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan turut dihadiri Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, unsur Forkopimda, perwakilan kejaksaan, TNI, DPRD, jajaran OPD provinsi maupun kabupaten, para camat, kepala desa di wilayah Merapi, hingga para pemegang IUP dan perusahaan transportir batubara.

Jalan khusus pertambangan yang dibangun PT LBA ini memiliki panjang sekitar 26,4 kilometer. Jalur tersebut membentang dari KM 107 Desa Tanjung Jambu, Merapi Timur hingga menuju wilayah PT IJAP di Desa Muara Maung, Merapi Barat, dengan lintasan melewati sejumlah desa seperti Tanjung Lontar, Nanjungan, dan Sengkuang.

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pemerintah berupaya menjaga keseimbangan kepentingan masyarakat dan dunia usaha dalam setiap kebijakan pembangunan.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemasangan rambu lalu lintas serta penyediaan rest area di sepanjang jalan khusus agar faktor keselamatan terpenuhi sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.

Selain itu, gubernur meminta instansi terkait menyiapkan target konektivitas sehingga jalan khusus ini nantinya dapat terhubung dengan perusahaan-perusahaan tambang lain dengan tetap mempertimbangkan hubungan bisnis yang sehat.

Peresmian ditandai dengan pengucapan doa, pengguntingan pita, serta flag off sebagai simbol dimulainya operasional jalan khusus batubara PT LBA.

Dengan beroperasinya jalur ini, diharapkan angkutan batubara tidak lagi melintasi jalan negara yang selama ini kerap memicu kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Merapi Barat dan Merapi Timur. (*red/Lapadnews)

Baca Juga
© Copyright 2022 - Lapad News (Kupas Tuntas Investigasi Terkini)