Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan — TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong membangun jembatan darurat tradisional di wilayah Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Jumat (24/1/2026).
Pembangunan jembatan ini dilakukan sebagai langkah cepat untuk membuka kembali akses jalan yang terputus akibat bencana longsor.
Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang belakangan melanda wilayah tersebut, sehingga mengakibatkan terputusnya jalur penghubung utama antara Distrik Kelila dan Distrik Eragayam. Kondisi ini sempat menghambat aktivitas ekonomi serta mobilitas warga, terutama masyarakat di desa-desa terpencil.
Merespons kondisi tersebut, Satgas Pamtas Yonif 521/DY bergerak cepat bersama warga membangun jembatan darurat dari material kayu sebagai solusi sementara agar akses transportasi kembali normal. Aksi gotong royong ini menjadi wujud kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat pedalaman Papua.
Danpos Satgas Letda Inf Anggi Hardika mengatakan, pembangunan jembatan darurat tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur tersebut sebagai akses utama perlintasan.
“Jembatan ini sangat vital bagi warga. Dengan adanya jembatan darurat, masyarakat bisa kembali beraktivitas dan jalur transportasi dapat difungsikan sementara waktu,” ujarnya.
Apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan oleh Kepala Adat setempat, Larson Karoba, yang mewakili seluruh elemen masyarakat. Ia mengaku sangat terbantu dengan kepedulian Satgas Yonif 521/DY, khususnya Pos Eragayam, dalam mengatasi kesulitan warga akibat putusnya akses jalan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah peduli dan membantu masyarakat dengan membangun jembatan darurat ini,” kata Larson.
Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Pembangunan jembatan darurat tersebut dilakukan secara gotong royong antara prajurit Yonif 521/DY dan warga sebagai solusi sementara hingga perbaikan permanen dapat dilakukan. Diharapkan, dengan terbukanya kembali akses jalan, aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti sediakala.
Prajurit Macan Kumbang Berhasil (*red/Yonif 521/DY)


Social Header