Lapadnews.com, Kabupaten Bekasi - Semangat perubahan datang dari kalangan pemuda, yaitu Abdul Latif Al Haris laki laki 34 tahun pemuda asal Kp. Pulo Bambu, Desa Karang Bahagia, resmi menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai bakal calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di wilayah Dusun I (Satu).
Dengan mengusung slogan unik dan penuh makna, “Pantang Menyerah, Walaupun Modal Bismillah”, Latif sapaan akrabnya optimistis mampu membawa aspirasi masyarakat ke tingkat desa.
Dalam keterangannya kepada media, Latif menyampaikan bahwa keputusannya maju bukan semata-mata ambisi pribadi, melainkan panggilan untuk mengabdi dan berkontribusi nyata bagi kemajuan desa. Ia menilai peran BPD sangat strategis sebagai jembatan antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Saya sadar saya bukan orang yang punya modal besar. Tapi saya punya niat, kejujuran, dan tekad. Modal saya adalah bismillah dan kepercayaan masyarakat,” ujar Latif dengan penuh keyakinan.
Sebagai pemuda, Latif berkomitmen mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan desa. Ia menilai selama ini suara pemuda masih kurang terwakili secara maksimal dalam pengambilan kebijakan di tingkat desa.
“Pemuda jangan hanya jadi penonton. Kita harus ikut terlibat, menyampaikan gagasan, dan mengawal pembangunan agar benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Latif juga menegaskan bahwa jika terpilih nanti, ia akan fokus pada transparansi anggaran desa, penguatan aspirasi warga, serta pengawasan kinerja pemerintah desa agar berjalan sesuai aturan dan kepentingan bersama.
Dukungan dari masyarakat mulai berdatangan, terutama dari kalangan pemuda dan tokoh lingkungan yang melihat sosok Latif sebagai figur sederhana, dekat dengan warga, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan semangat pantang menyerah dan niat tulus mengabdi, Latif berharap langkahnya maju sebagai bakal calon BPD dapat menjadi awal perubahan positif bagi Desa Karang Bahagia. (*red/Rahmat)

Social Header